MATA BULAT BULAN
oleh Johannes
Sepasang mata bulat bulan
mengerling sekilas buang pandang kemudian
di persimpangan jalan
dengan sedikit enggan dan sungkan
Bertahun yang silam, sekeping kenangan
kita duduk di tepi sungai berduaan
dan turunlah rintik hujan
mata bulat bulan sendu menembus pandang
penuh harap dan belai kasih sayang
sesuatu hadir menyeruak tak terbayang
Sesal yang kita sambut
terlalu dalam jurang untuk diseberang
penuh semak dan duri tajam
ku tak mau dikau terluka di ujung cinta
tetapi justru cinta yang akhirnya jauhkan kita
dan tatapan benci selalu membersit
saat kita saling curi pandang
Sepasang mata bulat bulan
sekilas pandang, sekeping kenangan
cinta yang terhempas
dirampas waktu yang garang.
No comments:
Post a Comment